Sinergi Kemanusiaan, SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan ISIMU Pacitan Hadir untuk Warga Sedeng

Peduli Sesama Foto: UKM Baharigana ISIMU Pacitan

Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Getahan, Dusun Kebon, Desa Sedeng, Pacitan menerima bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok melalui program Peduli Sesama hasil kolaborasi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Lazismu Pacitan, dan UKM Baharigana Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan pada Sabtu (16/5/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga penerima manfaat dengan melibatkan Pengurus UKM Baharigana ISIMU Pacitan, dosen pembina UKM Baharigana, serta Ketua RT 001/RW 001 Lingkungan Getahan guna memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Salah satu Pengurus UKM Baharigana ISIMU Pacitan, Dika Daniarta, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar dan menumbuhkan semangat berbagi,” ujar Dika.

Dosen Pembina UKM Baharigana ISIMU Pacitan, Ismail, M.Pd., menilai kegiatan sosial menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

“Kegiatan sosial seperti ini penting untuk membangun karakter mahasiswa agar memiliki empati, kepedulian, dan semangat gotong royong. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Ismail.

Ketua RT 001/RW 001 Lingkungan Getahan, Rizal, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bentuk perhatian dari berbagai pihak terhadap kondisi warga.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Kehadiran mahasiswa dan para relawan memberikan semangat tersendiri bagi warga,” tutur Rizal.

Warga menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat, program Peduli Sesama juga menjadi ruang pengabdian bagi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas sosial di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan, filantropi, dan organisasi kemahasiswaan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)

*) Penulis: Winarno
Editor: Winarno

Scroll to Top