
Momen membanggakan dirasakan Tsaniatul Mutmainah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan, saat mengikuti Seminar Kebangsaan bersama Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut, Tsaniatul berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan langsung oleh Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas. Atas keberhasilannya itu, ia memperoleh hadiah satu unit iPad dari Wakil Ketua MPR RI tersebut.
Suasana seminar pun semakin semarak ketika nama Tsaniatul diumumkan sebagai salah satu penerima hadiah di hadapan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penyerahan iPad dilakukan secara langsung oleh Ibas dan disambut tepuk tangan meriah para peserta seminar.
Saat menyerahkan hadiah, Ibas berpesan agar perangkat tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri mahasiswa.
“Gunakan iPad ini dengan baik untuk menunjang studi dan menambah semangat dalam menyelesaikan pendidikan. Semoga bermanfaat untuk masa depan,” pesan Ibas kepada Tsaniatul.
Tsaniatul mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan sekaligus pengalaman berharga tersebut. Baginya, seminar di Gedung DPR/MPR RI bukan hanya menambah wawasan kebangsaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa mengikuti seminar di DPR/MPR RI sekaligus mendapatkan motivasi langsung dari Pak Ibas. Semoga ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Rektor ISIMU Pacitan Dr. Ahmadi, M.Pd.I. turut menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan Tsaniatul menunjukkan bahwa mahasiswa ISIMU memiliki kemampuan, keberanian, dan daya saing untuk tampil di forum nasional.
“Kami bangga mahasiswa ISIMU Pacitan mampu menunjukkan kualitas dan kepercayaan dirinya di forum nasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah juga mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif, berani, dan berprestasi,” tutur Dr. Ahmadi.
Sementara itu, Badan Pembina Harian (BPH) ISIMU Pacitan Drs. H. Suprayitno Ahmad, M.Pd.I. menilai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan penguatan kapasitas mahasiswa.
“Pengalaman seperti ini sangat berharga bagi mahasiswa. Selain menambah wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga membangun semangat, jejaring, dan rasa percaya diri mahasiswa untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Seminar Kebangsaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa ISIMU Pacitan di Jakarta yang diikuti 80 mahasiswa bersama dosen pendamping serta jajaran pimpinan kampus. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa tentang kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus memperkuat motivasi mereka dalam menempuh pendidikan tinggi.(*)
*) Penulis: Winarno
Editor: Winarno